Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 01 Oktober 2013

Nilai - Nilai Budaya



Nilai Budaya sangat banyak sekali, akan tetapi yang akan saya tulis disini adalah Nilai budaya didalam diri saya yang dulu di ajarkan dalam Keluarga, dan Sekolah yang sampai sekarang masih di terapkan ataupun sudah hilang.
Yang pertama adalah Tanggung Jawab, tanggung jawab adalah hal penting yang di ajarkan dalam Keluarga dan Sekolah, karena tanggung jawab memiliki artian penting yaitu menanggung apa yang akan dan telah kita lakukan baik didalam maupun diluar rumah/ sekolah. Tanpa adanya tanggung jawab manusia tersebut tidak akan pernah menjadi pribadi baik karena tidak ada rasa bersalah ataupun rasa manusiawi nya.
Contoh nya yaitu saya bebas memilih untuk berteman dengan siapa saja namun saya harus bertanggung jawab bahwa pergaulan bersama teman - teman yang saya pilih tidak boleh membawa atau menjerumuskan saya pada hal-hal buruk atau negatif.
Yang Kedua itu adalah Disiplin, Sejak saya bergabung dalam dunia pendidikan saya diajarkan untuk melakukan hal yang namanya yaitu Disiplin. Sejak kecil saya di ajarkan untuk disiplin, begitu juga di sekolah. Karena tanpa adanya disiplin dalam diri kita, kita tidak akan pernah berhasil dalam melakukan apapun, karena disiplin hampir sama dengan tujuan.
Contoh nya yaitu kita harus disiplin dalam sekolah, karena jikalau kita tidak disiplin dan menganggap sekolah itu mudah dan tidak perlu ada nya disiplin, kita tidak akan bisa lulus dari sekolah sesuai waktu yang ditentukan (3 tahun) ataupun mencapai nilai yang baik pada nilai rapot kita dan lain sebagai nya.
Lalu saya juga di ajarkan untuk Mengendalikan diri, yaitu mengendalikan diri dalam melakukan apapun seperti dalam mengatur uang, saya di ajarkan untuk menabung dan berhemat, karena dengan melakukan hal itu saya dapat menggunakan uang saya dengan baik dan juga digunakan hanya untuk hal yang penting, tidak untuk berfoya – foya.
Saya juga di ajarkan untuk mandiri dan tidak boleh tergantung terhadap orang lain, seperti didalam sekolah, kita harus mandiri dan berinterkasi, tidak boleh hanya berdiam diri. Karena tanpa kedua itu didalam sekolah kita tidak akan bisa melakukan sesuatu dengan sempurna karena kita tidak punya kemandirian dalam diri dan malas untuk berinteraksi dengan teman. Dalam hal ini masih banyak daripada diri kita ataupun diri teman kita yang tidak mandiri dan masih ragu untuk berinteraksi dengan teman baru ataupun yang lain, dikarena kan mereka tidak punya pendirian dalam diri dan masih bergantung pada orang lain dalam melakukan segala hal/ tidak mandiri.
Kemudian juga saya diajarkan untuk banyak mengerti tentang agama. Mengapa seperti demikian? Karena menurut keluarga saya, jikalau hidup kita memiliki suatu fondasi agama hidup kita akan terasa berarti, tentram dan juga jika kita dekat dengan Tuhan kita (Allah SWT) apapun yang kita lakukan bisa/ dapat tercapai dengan mudah, dan juga kita hidup tidak boleh terlalu mementingkan duniawi, tetapi akhirat juga kita harus perhatikan dan megerti. Banyak juga dari kita yang lupa akan Tuhan - NYA dan tidak melakukan apa yang diajarkan agama dan yang di ajarkan juga oleh orang tua. Lalu dengan adanya fondasi tersebut kita akan memiliki pribadi yang baik, sabar, bertanggung jawab, mandiri dan disukai orang lain.
Begitulah apa yang saya dapatkan didalam/ diluar rumah dan sekolah yang sampai sekarang masih saya lakukan dan juga terlupakan untuk saya lakukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar